Emosi Ingin Balik Ditolak, Pria di Banjarmasin Aniaya Mantan Kekasih, Polisi: Korban Dipukul, Diseret dan Ditendang

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat berhasil mengamankan seorang pria berinisial EF (26) warga Belitung Darat Gang Karya Penghulu RT 14, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat.

EF diamankan petugas lantaran melakukan penganiayaan kepada seorang perempuan yang tak lain adalah mantan kekasihnya UK (20), di kontrakan sang perempuan Jalan Belitung Darat, Gang 17 Juli, Kelurahan Kuin Cerucuk, Banjarmasin Barat, Sabtu (13/4/2024) lalu.

# Baca Juga :Beredar Aksi Diduga Penganiayaan dan Perampasan di Banjarmasin, Polisi: Sedang Kami Lidik

# Baca Juga :Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan di Barito Hulu Banjarmasin, Dendam Karena Orang Tuanya Dihina

# Baca Juga :Ternyata Begini Motif di Balik Kasus Penganiayaan Remaja di Tabalong

# Baca Juga :SADIS! Video Penganiayaan Pelajar Heboh di Twitter, Pelaku Tendang Wajah dan Kepala Korban

“Tersangka sudah kita amankan pada Rabu (17/4/24) di kediamannya. Dia merupakan mantan pacar korban,” ungkap Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol Aris Munandar melalui Kanit Reskrim Iptu Firuza Bahri, Selasa (23/4/24).

Iptu Firuza membeberkan motif penganiayaan itu terjadi lantaran tersangka diduga sakit hati dengan korban, karena mantan pacarnya itu tidak mau diajak balikan.

“Tersangka sakit hati karena tidak mau balikan atau berpacaran lagi. Hal ini yang menyebabkan dia melakukan penganiayaan terhadap korban,” jelas Kanit Reskrim.

Lebih lanjut, Iptu Firuza menjelaskan berdasarkan keterangan korban, awal mula kejadian tersebut terjadi pada saat EF alias sang mantan pacar, melihatnya (korban) diantar pria lain ke kontrakannya.

Namun menurut pengakuan korban saat itu ia sedang tidak enak badan, dan meminta teman prianya yang datang ke kontrakannya itu untuk mengantarkan berobat ke rumah sakit.

“Dia meminta tolong temannya Supian untuk mengantarnya ke rumah sakit, saat temannya datang, dia tak jadi ke rumah sakit karena sudah enakan. Akan tetapi korban meminta untuk ditemani untuk makan dan mengambil uang,” ujarnya.

Hingga disaat yang sama, keduanya tak sengaja berpapasan di depan kontrakan korban. Hal ini berujung membuat tersangka geram, lantaran baru saja putus dan melihat korban dengan memiliki pria lain.

“Hanyar ampihan (baru saja putus) lawan aku sudah lawan lakian lain sambil menunjuk Supian,” ucap Kanit Reskrim yang mempraktikkan ucapan tersangka saat kejadian.