BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemprov Kalsel melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel menyelenggarakan program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja (PKPTK) berdasarkan klaster kompetensi tahun 2024, untuk kompetensi Tata Busana dan Operasi Komputer sebagai langkah dalam mengembangkan keahlian para pencari kerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel, Irfan Sayuti menuturkan berbagai pelatihan yang dilaksanakan sesuai dengan instruktur dari Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.
# Baca Juga :Sukses Jalankan Sistem Kewaspadaan Dini, Pemprov Kalsel Berikan Penghargaan Kepada 13 Kabupaten dan Kota
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Ingin Ponpes Miftahul Ulum Lahirkan Manusia Unggul untuk Pembangunan Kalsel
# Baca Juga :Demi Kenyamanan Wisatawan, Pemprov Kalsel Renovasi Wisma Amandit di Loksado, Ini Bagian yang Diperbaiki
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Percepat Fasilitasi 1000 Sertifikasi Halal Produk UMKM, Bagini Langkah-langkahnya
“Pelatihan kerja merupakan salah satu jalur untuk meningkatkan kualitas serta mengembangkan karier untuk masuk ke dunia industri,” ucapnya di Banjarmasin, Selasa (23/4/2024).
Ia menerangkan, pelatihan kerja menjadi kegiatan untuk memberi, memperoleh, meningkatkan, serta mengembangan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja.
Untuk itu, Ia berpesan kepada para peserta yang lolos, agar kesempatan yang berhaga ini digunakan dengan maksimal karena tidak semua bisa mengikuti pelatihan.
“Jadikan ikhtiar ini menjadi jembatan menuju kesuksesan,” terangnya.
Lebih lanjut, Kepala Bidang Pembinaan Pelatihan Penempatan Produktivitas Tenaga Kerja (P4TK) Disnakertrans Kalsel, Indah Fajarwati menambahkan pada pelatihan ini ada 10 peserta dari Kabupaten Tanah Laut untuk kompetensi Tata Busana dan 10 peserta dari Kabupaten Barito Kuala untuk kompetensi Operasi Komputer.
“Mereka nantinya akan diberikan pembelajaran di masing – masing Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) satu bulan dan dilanjutkan pemagangan empat bulan. Jadi total pelatihan yang mereka lakukan selama lima bulan,” jelasnya.










