BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Ribuan warga Kota Banjarbaru tumpah ruah di depan Balai Kota Banjarbaru, menyaksikan pertandingan antara Indonesia U-23 melawan Uzbekistan U-23, pada babak semifinal Piala Asia U-23, Senin (29/4/2024) malam.
Bersama ribuan warga, Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin dan Kapolres Banjarbaru AKBP Dody Harza Kusumah, berjingkrak kegirangan ketika Muhammad Ferrari sempat mencetak gol di menit ke-61. Namun, golnya dianulir karena offside Ramadan Sananta.
# Baca Juga :Wali Kota Banjarbaru Berterimakasih Kepada Seluruh Warga Liang Anggang, Ini Penyebabnya
# Baca Juga :Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru Bahas 3 Raperda Inisiatif, Ini Kata Wali Kota Aditya
# Baca Juga :Realisasi Investasi Kota Banjarbaru Menyentuh Rp 645 Miliar, Basid: Terhitung Sejak Akhir 2022
Pasca dianulirnya gol Indonesia tersebut, Uzbekistan berhasil membobol gawang yang dikawal Ernando Ari pada peda menit ke-68, melalui pemain pengganti Norchaev Khusayin.
Nasib malang kembali menimpa Indonesia pada menit ke-83 akibat kartu merah sang kapten Rizky Ridho. Hingga kemudian Uzbekistan menambah gol di menit ke-87 melalui gol bunuh diri Pratama Arhan.
Pertandingan pun berakhir dengan akor 2-0 untuk keunggulan Uzbekistan, Wali Kota Banjarbaru tetap mengapresiasi permainan Timnas Indonesia.
“Apapun hasilnya para pemain sudah berjuang dengan maksimal, semoga pada perebutan juara 3 dan 4 Timnas nanti bisa menang. Insya Allah kita akan nonton bareng lagi,” katanya.
Aditya menambahkan, Pemerintah Kota Banjarbaru menyediakan empat layar besar dan satu televisi ukuran besar untuk memenuhi masyarakat yang datang, lalu kemudian Aditya juga mengatakan pihaknya harus menambah satu layar lagi karena antusias masyarakat sangat tinggi.
“Kami menambah lagi satu layar, karena ternyata banyak sekali masyarakat yang datang, biar masyarakat bisa nyaman melihat dan tidak menumpuk,” ujarnya menjelang pertandingan babak pertama dimulai.







