Diutarakan Fathimatuzzahra, keberadaan bambu sendiri dapat menambah pontensi-potensi sumber air karena dapat menjaga sistem hidrologis sebagai pengikat air dan tanah serta meningkatkan volume air.
“Tanaman bambu yang rapat dapat mengikat tanah pada daerah lereng yang berfungsi mengurangi erosi, sedimentasi dan longsor. Tanaman bambu juga mampu menyerap air hujan yang cukup besar melalui mekanisme intersepsi sehingga kemungkinan terjadinya aliran langsung dan erosi di atas permukaan lahan dengan dominasi bambu menjadi kecil,” tutur Fathimatuzzahra.(diskominfomc.kalselprov.go.id)
editor : NMD










