Saudi Ingin Jemaah Umrah RI 2024 Jadi 2 Juta Orang, Pakai Visa Turis Bisa Umrah dan Tinggal 1 Tahun

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Arab Saudi saat ini merilis aturan baru terkait umrah untuk memudahkan jemaah yang ingin melaksanakan ibadah tersebut.

Kementerian Haji dan Umrah Saudi mengumumkan bahwa umrah bisa memakai berbagai jenis visa.

Dengan demikian, ibadah umrah bisa dilakukan oleh pemegang semua visa termasuk visa pribadi, keluarga, transit, kerja, hingga e-visa.

# Baca Juga :Bupati Balangan Lepas 121 Kafilah Kontingen MTQ Kabupaten Balangan, Siapkan Bonus Umrah bagi Juara 1, 2 dan 3

# Baca Juga :Juara Lomba Jukung Tradisional Piala Paman Birin 2024, Grup Kunang Kunang Diberi Hadiah Umrah

# Baca Juga :Jalan Sehat Bersama Haji Endang di Tanah Laut Meriah, Tia dan Eka Terharu Raih Hadiah Paket Umrah

# Baca Juga :Bupati Balangan Abdul Hadi Menaikkan Gaji dan Berikan Bonus Umrah kepada Petugas Kebersihan 

“Jadi ini adalah hal yang baru. Kami mempermudah siapa pun untuk datang ke Saudi dan jika Anda memiliki visa umrah. Anda masih bisa tinggal lebih lama dan pergi ke kota-kota lain di luar Mekkah dan Madinah dengan visa umrah Anda,” kata Alhasan.

President of APAC Markets Saudi Tourism Authority Alhasan Aldabbagh mengatakan, perbedaan visa umrah dengan visa turis terletak pasa masa berlaku atau masa tinggal.

Visa umrah hanya berlaku selama 90 hari. Sementara visa turis berlaku selama satu tahun dengan multiple entries.

“Jadi jika Anda memiliki visa turis Anda bisa memilih untuk umrah juga, jadi kami membuatnya lebih mudah bagi siapa saja,” imbuhnya.

Saa ini, kata Alhasan, Arab Saudi menargetkan jumlah jemaah umrah dari Indonesia meningkat dibandingkan 2023 lalu.

Tahun 2024 ini, ditargetkan dua juta lebih WNI yang berangkat dari Indonesia.

Menurut Alhasan, statistik resmi Arab Saudi mencatat Indonesia menjadi salah satu negara dengan jemaah umrah terbanyak, yakni sekitar 1,5 juta kedatangan jemaah pada tahun lalu.