BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN – DPRD Balangan dan Pemkab Balangan melakukan pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyertaan Modal Pemda Balangan ke Bank Kalsel pada Rapat Paripurna di Gedung DPRD Balangan di Paringin, Senin (6/5/2024).
Penyertaan modal Pemda Balangan ke Bank Kalsel bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Balangan.
Selain Raperda Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kabupaten Balangan Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pernyataan Modal Pemerintah Daerah Kepada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) dan dewan juga membahas Raperda Tentang Penyelenggaraan Pendayagunaan tenaga Medis dan Paramedis.
BACA JUGA:
DPRD Balangan Bahas Raperda Penyertaan Modal Pemerintah Daerah ke PDAM, Ini Tujuannya
Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Balangan Ahsani Fauzan tersebut dihadiri Bupati Balangan yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Gazali Al Fatah, perwakilan SKPD dan Forkopimda Balangan serta anggota DPRD Balangan.
Ketua DPRD Balangan Ahsani Fauzan mengatakan, raperda perubahan Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pernyataan Modal Pemerintah Daerah Kepada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan ( Bank Kalsel) diperlukan sebagai payung hukum untuk kegiatan penyertaan modal.
“Perda penyertaan modal ini memiliki banyak manfaat untuk pembangunan di Kabupaten Balangan. Sehingga dengan adanya perda ini tentunya bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah dan menambah pendapatan asli daerah di Kabupaten Balangan,” katanya.
Ahsani Fauzan menambahkan, dengan adanya kedua raperda ini dapat memberikan payung hukum kepada kebijakan-kebijakan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Balangan, sebagai penampung kekhususan dan keragaman daerah serta penyaluran aspirasi daerah dan sebagai alat untuk pembangunan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Balangan.










