BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Mengusung tema, ‘Tradisi Diusung, Budaya Dijunjung, Silaturahmi Basambung,’ ribuan warga asli dari Banjar perantau terlihat sangat gembira saat menyambut kedatangan Gubernur Kalsel bersama keluarga di acara Halalbihalal Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB).
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor yang juga dipercaya warga perantauan Banjar sebagai Presiden KBB Sadunia, dalam silaturahmi itu juga membawa kabar gembira bagi warga perantauan Banjar Jabodetabek, yaitu mendukung rencana KBB setempat menyiapkan program alkah pemakaman seluas 1 hektare sebagai tempat alkah pemakaman keluarga KBB nantinya.
# Baca Juga :Gubernur Kalsel Terima Rekomendasi DPRD atas LKPj Tahun 2023, Perbaikan Kinerja Pemerintahan dan Pembangunan
# Baca Juga :Rosehan NB Ajak Gubernur Kalsel dan Jajaran Kawal Syamsudin Noor Agar Kembali Berstatus Bandara Internasional
# Baca Juga :Peringati Hari Buruh Sedunia 2024, Gubernur Kalsel Ingin Pemerintah, Pengusaha dan Pekerja Harmonis
Bahkan, Sahbirin Noor juga merencanakan persiapan 10 hektare lahan untuk sebagai tempat alkah masyarakat umum di Kalsel.
“Nantinya tempat alkah itu kita kelola dan tata untuk tempat makam para ulama dan masyarakat umum,” terangnya.
Dalam kesempatan itu juga, pihaknya membagikan kue bingka, kue lam dan beragam kue jenis lainnya yang merupakan kue khas Banjar yang dibawa langsung dari Banua untuk dibagikan di tempat acara secara gratis.
Lalu, Halimah, warga Cengkareng Jakarta mengaku senang bisa bertemu langsung dengan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dan keluarga.
“Selama ini saya bisa melihat bapak gubernur dan istri hanya lewat media sosial, Alhamdulillah sekarang bisa bertemu langsung, sosoknya sederhana dan bersahaja,” tuturnya.
Hal serupa diutarakan Abdurahman warga Cikoko Jakarta, Ia senang mencermati tutur bahasa sambutan Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan, inspiratif, lugas dan merakyat.
Sementara itu Ketua Umum Sementara KBB Jabodetabek, Fachir mengaku telah merencanakan program penyediaan alkah bagi KKB Jabodetabek, direncanakan berlokasi di kawasan dataran tinggi Sentul dengan rencana luas sekitar 1 hektare.







