“Kemudian menggerakkan masyarakat untuk menyiapkan penyimpanan air bagi rumah tangga melalui gerakan memanen air hujan,” tambahnya
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Balangan, H Rahmi mengkonfirmasi terhadap informasi tersebut dan mengimbau masyarakat untuk siaga dan waspada terhadap potensi bencana di musim kemarau.
“Menjaga bersama kita menjaga situasi kondusif, terutama mengantisipasi bahaya karhutla di musim kemarau. Bagi yang membuka lahan, tetap memperhatikan segala sesuatunya. Terkait lahan pasca tanam, hendaknya agar tidak dibakar,” kata Rahmi, Senin (6/5/2024).
Rahmi menyampaikan, pihaknya akan terus mempersiapkan segala sesuatu jelang musim kemarau ini, mulai dari kesiapan peralatan, sarana dan prasarana, serta logistik, sambil memantau perkembangan cuaca.
“Apabila pada saatnya nanti sudah harus menetapkan status siaga darurat karhutla, kita akan terapkan sesuai edaran dari BNPB maupun BPBD Kalsel,” pungkasnya. (Kalimantanlive.com/Kamil)
editor : NMD







