Seperti diketahui, syarat mengusung Gubernur Kalsel, minimal partai atau koalisi partai harus memiliki 20 persen dari total 55 kursi di DPRD Kalsel, atau 11 kursi.
Selain PAN, PKB, Nasdem, PKS, Gerindra, lanjut Muhidin, dirinya pun akan mengambil formulir di Partai Golkar.
“Kita akan mendaftar ke semua parpol, formulir akan dikembalikan, terserah partai yang memutuskan,” jelasnya.
Untuk menyosialisasikan kepada masyarakat Kalsel terkait pencalonannya sebagai calon gubernur, lanjut Muhidin, pihaknya akan mulai menyebarkan spanduk pencalonannya sebagai calon gubernur Kalsel pada 20 Mei 2024 mendatang.
Mengenai sosok pendamping di Pilkada Kalsel 2024 mendatang, Muhidin mengaku tetap akan mengandeng Hasnuriyadi Sulaiman sebagai calon wakil gubernur
“Alhamdulillah saya sudah dapat restu dari Haji Gunung (Haji Syamsudin Arsyad alias Haji Isam), termasuk tokoh di Binuang, Tapin, sehingga membuat saya makin mantap maju sebagai calon Gubernur 2024 berpasangan dengan Hasnuryadi,” ucapnya.










