Oleh sebab itu, rencana program yang dijalankan harus fokus, dan harus mementingkan skala prioritas mana yang ingin dijalankan.
“Jangan sampai bolak-balik, anggaran kepala dinas semuanya diberi. Nggak ada skala prioritas, gak jelas,” ujarnya seperti dikutip mediacenter.riau.co.id.
Selanjutnya, Jokowi juga meminta agar program yang disusun dalam Musrenbangnas 2024 ini harus tepat sasaran dan strategis. Artinya APBD maupun APBN itu betul-betul manfaatnya kelihatan, karena tepat sasaran.
Sebutnya, jangan sampai prioritas seperti anggaran untuk stunting, untuk ke puskesmas, akan tetapi tidak diprioritaskan untuk hal yang diperlukan itu.(Kalimantanlive.com/Desy)
editor : NMD







