KUALAKAPUAS, Kalimantanlive.com – Dalam rangka mendukung pemecahan Rekor MURI untuk pemasangan 100 ribu implan, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan DP3APPKB Kabupaten Kapuas menggelar kegiatan Fasilitasi Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KBKR di wilayah khusus Kabupaten Kapuas.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan akses dan kualitas layanan kontrasepsi bagi Pasangan Usia Subur (PUS), sekaligus memperingati HUT ke-73 IBI.
BACA JUGA: Pj Bupati Kapuas Paparkan Inovasi dan Komitmen Turunkan Stunting hingga 14,29 Persen di 2024
Acara yang berlangsung di Balai Penyuluh KB Kecamatan Selat, Dinas P3PPKB Kabupaten Kapuas, dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas, Vitrianson, yang mewakili Penjabat (Pj) Bupati Kapuas, Rabu (8/5/2024).
Dalam sambutan tertulis Pj Bupati Kapuas yang dibacakan oleh Vitrianson, apresiasi setinggi-tingginya disampaikan atas terselenggaranya kegiatan ini, serta harapan agar acara ini dapat memicu komitmen bersama dalam menanggulangi permasalahan stunting di wilayah tersebut.
“Program Percepatan Penurunan Stunting merupakan agenda pembangunan nasional yang harus ditangani serius oleh semua pihak, termasuk pemerintah kabupaten, kecamatan, dan kelurahan/desa di Kabupaten Kapuas. Stunting tidak hanya permasalahan fisik yang pendek tetapi juga perkembangan otak yang dalam jangka panjang berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia,” ujar Vitrianson.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk menyamakan persepsi, menyatukan langkah, serta meningkatkan sinergitas dan penyelarasan tata laksana program.










