“Kebanyakan anak-anak terbiasa dengan pola makan yang tidak teratur, kadang tidak sarapan kemudian makan-makanan yang kurang sehat dan dengan adanya kegiatan sosialisasi ini tentu sangat mengedukasi mereka,” ujarnya.
Ia berharap, program ini bukan hanya ditargetkan untuk para siswa, melainkan para orang tua juga diberikan sosialisasi.
“Agar orang tua juga merespon kepada anak-anak mereka untuk membekali dengan bekal sarapan yang sehat supaya nutrisi mereka terpenuhi dan otomatis daya konsenterasi untuk menyerap pembelajaran itu jauh lebih mudah,” pungkasnya.(Kalimantanlive.com/Kamil)
editor : NMD







