Nelayan Desa Rampa Berharap Ada SPBUN Baru di Kotabaru, Pertamina Akan Evaluasi Bersama Pemda

Saat ini terdapat 8 SPBUN di wilayah Kalimantan Selatan. Jika solar yang didistribusikan dirasa kurang, pengusaha dapat mengajukan rekomendasi ke dinas KKP atau dinas terkait setempat untuk diajukan ke Pertamina melalui tim setempat atau melalui https://kemitraan.patraniaga.com/kemitraan/info/spbu

Sebelumnya, tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di eceran di Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan hingga mencapai Rp12.500 per liter, dikeluhkan para nelayan setempat.

BACA JUGA: Menteri KP Resmikan SPBUN di Aluh-Aluh, Wabup Banjar Habib Idrus : Semoga Kurangi Masalah BBM Nelayan

Padahal untuk harga subsidi SPBUN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan) di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) hanya Rp 6.150 perliter.

Hal ini diungkap Zaenal nelayan Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara Kotabaru. Ia pun berharap ada pangkalah khusus BBM di wilayah mereka.

Menurut Zaenal, nelayan tidak sulit mendapatkan BBM membeli di eceran atau warung di wilayah setempat, namun harga yang melambung mencapai Rp 12.500 per liter.

Untuk Namun BBM subsidi hanya didapatkan sebulan sekali, dmana setiap nelayan dijatah 150 liter.

“BBM dari AKR untuk nelayan perbulan 10 ton,” ujar Zaenal, Minggu (12/5/2024).

Berharap di Desa Rampa ada pangkalan khusus BBM subsidi, bahkan sudah dilakukan upaya hal tersebut namun belum terealisasi.

Sumber: BPost Online
Editor: elpian