PARINGIN, KALIMANTANLIVE.COM – Dalam rangka penurunan angka stunting di Kabupaten Balangan, Polsek Batumandi melaksanakan gerakan rembuk stunting di Desa Munjung, Kecamatan Batumandi.
Bersama jajaran pemerintah Desa Munjung, BPBD dan tenaga kesehatan, rembuk stunting menghasilkan beberapa penanganan yang harus dilakukan untuk penurunan angka stunting di Desa Munjung.
# Baca Juga :Baru Menjabat Jadi Pj Sekda Tala, Faried Dapat Tugas Ekstra Tangani Stunting
# Baca Juga :Pj Bupati Kapuas Paparkan Inovasi dan Komitmen Turunkan Stunting hingga 14,29 Persen di 2024
# Baca Juga :Ternyata, Ada 190.707 Kepala Keluarga Berisiko Stunting di Kalsel, Terbanyak di Kabupaten Ini
Disampaikan oleh Kapolsek Batumandi, Ipda Jimmy Saragih, kegiatan rembuk stunting melibatkan banyak pihak yang berperan dalam upaya penurunan angka stunting. Terutama garda terdepannya ialah kader stunting dan keluarga.
Tujuan dari kegiatan ini untuk melakukan pencegahan dan penyelesaian permasalahan stunting guna percepatan penurunan angka terjadinya stunting khususnya di wilayah Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan
Dalam rembuk stunting tersebut, didapat usulan prioritas yang rencananya akan dijalankan pada tahun 2025.
“Kegiatan rembuk stunting menjadi satu upaya penurunan angka stunting di Balangan dan ini merupakan program prioritas,” terang Ipda Jimmy, Senin (20/5/2024).
Hasil dari Rembuk Stunting pada pertemuan tersebut meliputi pelatihan MP ASI, penambahan makanan KEK untuk ibu hamil, pemberian susu formula khusus anak stunting, pelatihan kelas balita stunting dan Posyandu remaja setiap bulan.







