India tidak asing dengan suhu musim panas yang menyengat. Namun penelitian ilmiah selama bertahun-tahun menemukan bahwa perubahan iklim menyebabkan gelombang panas menjadi lebih lama, lebih sering, dan lebih intens.
Departemen Meteorologi India memperingatkan dampak panas terhadap kesehatan terutama bagi bayi, orang lanjut usia, dan penderita penyakit kronis. Pada Mei 2022, suhu di sebagian wilayah Delhi mencapai 49,2 derajat Celcius.
Pada saat yang sama, negara bagian selatan India termasuk Tamil Nadu dan Kerala dilanda hujan lebat selama beberapa hari terakhir. Badai hebat juga melanda beberapa bagian negara itu pekan lalu, termasuk di ibu kota keuangan Mumbai.
“Angin kencang terjadi hingga meratakan papan reklame raksasa yang menewaskan 16 orang dan menyebabkan puluhan warga lainnya terjebak,” lapor AFP.
Editor : TRI
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber







