Di kesempatan yang sama, Presiden Jokowi menyampaikan pentingnya keterpaduan layanan sebagai langkah baru dalam mengatasi masalah kompleks yang diakibatkan oleh banyaknya aplikasi terpisah di berbagai instansi pemerintahan.
Untuk itu, ia menegaskan pentingnya untuk menghentikan pembuatan aplikasi baru yang hanya akan mempersulit sistem.
“Birokrasi haruslah menjadi pelayan, bukan penghambat. Kepuasan dan kemudahan urusan masyarakat harus menjadi fokus utama,” jelasnya.
Sementara Menpan RB, Abdullah Azwar Anas menambahkan bahwa acara SPBE Summit dan Peluncuran GovTech Indonesia, yang turut dirangkai dengan Digital Government Award, merupakan komitmen nyata untuk mendorong keterpaduan layanan pemerintah, baik di tingkat nasional maupun daerah.
“Ini adalah langkah konkret menuju cita-cita bersama. Penghargaan Digital Government Award juga merupakan hasil pemantauan dan evaluasi terhadap penerapan SPBE di seluruh instansi pemerintah dengan melibatkan 30 perguruan tinggi dan 47 indikator penilaian,” tutup Azwar Anas dengan penuh semangat.(Kalimantanlive.com/Lina)
editor : TRI







