SERUYAN, Kalimantanlive.com – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Bejo Riyanto, menyoroti risiko tinggi yang dihadapi masyarakat berprofesi sebagai nelayan.
Menurutnya, nelayan sering kali harus bertaruh nyawa dalam menjalankan pekerjaannya.
BACA JUGA: Ketua Komisi A DPRD Seruyan Dorong Optimalisasi Penyuluh Pertanian, Peningkatan Produktivitas
Bejo Riyanto menegaskan pentingnya jaminan pemerintah bagi para pekerja rentan yang termasuk dalam kategori pekerja informal. Salah satu langkah yang dia rekomendasikan adalah melalui Program BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek.
“Pekerja seperti nelayan dan petani harus diberi BPJS untuk jaminan kesehatan. Tanpa dukungan ini, mereka menghadapi risiko besar tanpa perlindungan,” ujar Bejo Riyanto.

Ketua Komisi A DPRD Seruyan ini juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Perikanan yang pada tahun 2024 berencana mendaftarkan 5.000 masyarakat nelayan ke dalam Program BPJS Ketenagakerjaan.







