SERUYAN, Kalimatanlive.com – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Seruyan, Masfuatun, mengungkapkan bahwa kekurangan guru di berbagai satuan pendidikan di wilayah tersebut dapat berdampak serius pada kualitas pendidikan.
Pernyataan ini disampaikan dalam sesi reses dan rapat dengar pendapat yang digelar untuk menyerap aspirasi masyarakat.
BACA JUGA: Legislator Seruyan Masfuatun Ajak Pemerintah Daerah Aktif Lindungi Generasi Muda
Masfuatun menekankan bahwa kekurangan tenaga pengajar, terutama guru agama, merupakan salah satu keluhan utama yang disampaikan oleh warga Seruyan.
“Kebanyakan yang dikeluhkan itu, satu adalah tenaga guru agama yang masih kurang baik agama Islam, Kristen, maupun Kaharingan,” ujarnya.
Menurut Masfuatun, kekurangan guru agama ini jika tidak segera diatasi, dikhawatirkan akan berdampak negatif pada pembentukan karakter dan moral siswa. Pembelajaran yang mencakup etika dan moral, yang sangat penting dalam membentuk kepribadian murid, belum dapat dilakukan secara maksimal.
Dalam menghadapi situasi ini, DPRD Kabupaten Seruyan mendesak Dinas Pendidikan untuk memberikan perhatian khusus terhadap masalah kekurangan guru. Mereka juga meminta agar Dinas Pendidikan lebih berinovasi dan kreatif dalam mencari solusi untuk mengatasi tantangan ini.







