SERUYAN, Kalimantanlive.com – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan, Bambang Yantoko, menyampaikan keprihatinan mendalam terkait status terbelakang yang disorot dalam data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Seruyan.
Meskipun dikenal memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa, kabupaten ini disebut sebagai daerah terbelakang.
BACA JUGA: DPRD Kabupaten Seruyan Dorong Raperda Pariwisata untuk Majukan Destinasi Lokal
Dalam respons terhadap situasi tersebut, DPRD Kabupaten Seruyan menekankan pentingnya penempatan pejabat daerah yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.
Hal ini dianggap krusial agar para pejabat mampu mengidentifikasi, merumuskan, dan menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi dengan efektif, sesuai dengan bidang tanggung jawab masing-masing.
Bambang Yantoko mengungkapkan rasa malu atas predikat daerah terbelakang yang melekat pada Kabupaten Seruyan.
“Data dari BPS menjadi pukulan keras bagi kami di Legislatif, namun hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendorong pemerintah daerah agar bekerja secara profesional,” ungkapnya.
Sementara itu, Bambang menegaskan bahwa tantangan ini juga menjadi sorotan bagi pejabat bupati yang bertugas saat ini, serta para calon bupati Kabupaten Seruyan yang terpilih dalam Pilkada.







