TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Rencana pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan perbatasan Kalimantan Selatan dengan Kalimantan Timur, sebentar lagi dilaksanakan.
Kawasan perbatasan ini tepatnya berada di Desa Lano, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong yang menjadi lokasi proyek RTH yang digarap dalam beberapa minggu ke depan oleh Pemprov Kalsel.
# Baca Juga :Pemkab Tabalong Gelar Koordinasi TPPS, Evaluasi Empat Program Kerja Penanganan Stunting
# Baca Juga :Si Jago Merah Mengamuk di Tabalong, Sejumlah Rumah Warga Desa Sei Pimping Ludes Terbakar
# Baca Juga :Kasus Ancam Kakak Kandung Sendiri di Tabalong Dihentikan Melalui Restorative Justice
# Baca Juga :Pj Bupati Tabalong Sebut Musrenbang RPJPD 2025-20245 Jadi Pondasi Awal Perubahan
Rencana ini pun dibahas dalam rapat sosialisasi penataan lahan di Perbatasan Kalsel dan Kaltim di Aula Ismail Abdullah Lantai III Kantor Bappedalitbang Tabalong, Kamis (30/05/2024).
“Dalam waktu dekat semoga sudah bisa kita eksekusi kawasan perbatasan antara Kalsel dan Kaltim di Desa Lano, Jaro, Tabalong ini menjadi ruang terbuka hijau,” jelas Kasi Pembinaan Teknis Penataan Lingkungan Permukiman Air dan Bangunan Dinas PUPR Kalsel, Irwan Yunizar.
Hingga saat ini, kata Irwan lahan untuk rencana pembangunan masih dalam tahap berkoordinasi dengan pihak PT Pertamina karena ada jalur pipa dikawasan tersebut.
“Kita perlu masukan dari mereka, kalau sudah aman dari sisi keamanan, maka segera kita akan eksekusi dalam beberapa minggu kedepan, karena kita juga menunggu dengan proyek ini,” katanya.
Diharapkannya, proyek pengerjaan RTH ini dapat selesai pada Agustus dan paling lambat September 2024 mendatang.







