Progres Baru 79 Persen, PUPR Kalsel Optimis Pembangunan Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Selesai Tepat Waktu

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel terus percepat pembangunan Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di Kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel di Kota Banjarbaru.

“Jadi pembangunan terus kita percepat. Sampai saat ini progres sudah 79 persen. Dipastikan selesai tepat waktu sesuai dengan kontrak kerja yaitu pada bulan Desember 2024,” kata Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel, Yulianti Erlynah melalui Kepala Seksi Tata Bangunan, Syamsul Bahri, Minggu (2/6/2024).

# Baca Juga :Bakal Bangun Ruang Terbuka Hijau Perbatasan Kalsel-Kaltim, Pemprov Kalsel Lakukan Sosialisasi

# Baca Juga :Tumbuhkan Integritas Anti Korupsi, Pemprov Kalsel Optimalkan Koordinasi dengan KPK RI

# Baca Juga :Pemprov Kalsel Berkomitmen Jadikan Lansia yang SMART, Gubernur: Kita Jadi Pelindung dan Pengayom Oang Tua

# Baca Juga :Pemprov Kalsel Berikan Penghargaan kepada SKPD yang Jaga Lingkungan, Ini 3 Dinas dan Badan yang Beruntung

Ia mengatakan saat ini pengerjaan masuk tahap pemasangan rangka atap bangunan inti masjid setelah itu dilanjutkan dengan pemasangan atap.

“Kita pastikan bangunan utama dapat selesai dibulan Agustus. Sedangkan bangunan penunjang lainnya kita sambil jalan saja,” ujarnya.

Menurutnya pembangunan Masjid di perkantoran gubernur ini memakan anggaran dari APBD sebanyak Rp121 miliar dengan sistem pengerjaan multiyears atau selama dua tahun dari 2023 sampai 2024.

“Bangunan bergaya rumah Banjar, dengan bubungan tinggi dengan luas 4 ribu meter persegi, serta bisa menampung sebanyak 3.000 jemaah,” kata Syamsul.

Ia berharap pembangunan Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari selesai sesuai dengan jadwal, sehingga masyarakat Kalimantan Selatan dapat segera menikmati manfaat dari Masjid yang lebih besar dan lebih memadai tersebut.

“Semoga bangunan ini menjadi simbol kebersamaan, perdamaian dan toleransi di Kalimantan Selatan dan sekitarnya,” pungkasnya.(diskominfomc.kalselprov.go.id)

editor : TRI