Geospasial Banua Award 2024, Bentuk Penilaian Kinerja SKPD Pemerintah Provinsi serta Kabupaten dan Kota

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Badan Perencanaan Pembagunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadakan Sosialisasi Geopasial Banua Award Tahun 2024 dengan tema optimalisasi pemanfaatan data geopasial berkualitas untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Ruang rapat Syahril Kantor Bappeda Kalsel, Banjarbaru.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kalsel, Nurul Fajar Desira mengatakan penyelenggaraan informasi geospasial dan satu data di daerah telah selaras dengan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 088 tahun 2023 tentang satu data. Pemerintah juga aktif meningkatkan kinerja simpul jaringan informasi geospasial yang memenuhi 5 elemen infrastruktur informasi geospasial.

# Baca Juga :Banjir Rendam Sungai Danau, Pemprov Kalsel Gerap Cepat Dirikan Dapur Umum dan Salurkan Bantuan

# Baca Juga :Persiapkan Hari Jadi Ke-74 Kalsel, Pemprov Kalsel Ingin Meriah dan Dirasakan Masyarakat

# Baca Juga :Pemprov dan Banggar DPRD Kalsel Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2023, Roy: Ada Sisa Lebih Pembiayaan

# Baca Juga :Gerak Cepat! Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan Tanggap Darurat ke Korban Kebakaran di Pasar Lama

“Informasi geospasial di tingkat Pemerintah Provinsi Kalsel telah diselaraskan dengan penyelenggaraan satu data di Kalsel dan menjadi satu bagian di dalamnya,” kata Fajar, Jumat (7/6/2024).

Ia mengatakan, Kalsel telah ditetapkan sebagai gerbang logistik Kalimantan untuk mendukung perwujudan visi Indonesia Emas 2045. Namun, tantangan yang sangat besar ada pada pemerintah daerah di Kalimantan Selatan. Penentuan perencanaan dan arah kebijakan akan menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan perwujudan visi tersebut.

“Dalam pengaturan kebijakan ini, perlu adanya pendekatan berbasis spasial, demi keberhasilan pembangunan dan lingkungan yang mendukung. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalsel maupun kabupaten/kota, harus berupaya lebih ekstra dalam menyediakan kebutuhan data informasi geospasial tematik yang berkualitas, mutakhir, dan sesuai standar,” ujarnya.

Untuk itu, dalam konsep pendekatan tersebut, kebutuhan data informasi geospasial tematik memiliki peran yang sangat vital dalam memberikan analisis dan pertimbangan kebijakan. Oleh sebab itu, Pemprov Kalsel memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah kabupaten/kota yang telah berupaya membangun simpul jaringan informasi geospasial daerah yang optimal dan unggul.

“Untuk mengevaluasi kinerja penyelenggaraan informasi geospasial di Kalsel, maka Pemerintah Provinsi Kalsel akan menyelenggarakan kegiatan Geospasial Banua Award tahun 2024,” terangnya.

Menurutnya, kegiatan ini akan menjadi bentuk penilaian terhadap kinerja SKPD di lingkup Pemerintah Provinsi dan kabupaten dan kota dalam melaksanakan penyelenggaraan informasi geospasial dan pembangunan simpul jaringan informasi geospasial daerah, termasuk upaya pemanfaatannya dalam pengambilan kebijakan dan pelaksanaan pembangunan di daerah.