“Semua itu teknik pertolongan pertama akan kita berikan,” ujar Putu.
Ditambahkannya, setelah peserta mengikuti pelatihan ini pada 14 dan 15 Juni 2024 akan diuji pihak Basarnas Pusat untuk mendapatkan sertifikat kompetensi.
“Kalau sudah lulus, mereka ini tidak hanya dibutuhkan di Tabalong saja tetapi bisa berkontribusi di seluruh Indonesia dengan sertifikat ini,” tambahnya.(Kalimantanlive.com/ A Hidayat)
editor : TRI







