Taufik menyebutkan sebagian dokter hewan ditugaskan di pusat kesehatan hewan (puskeswan). Saat ini di Tala ada empat yaitu Puskeswan Takisung yang berada di Desa Gunungmakmur, Puskesmas Batuampar di Desa Batuampar, Puskesmas Panyipatan di Desa Batumulya, dan Puskesmas Kurau di Desa Malukabaulin.
Tiap puskesmas ada satu orang dokter hewan yang tugasnya juga merangkap menangani kecamatan terdekat lainnya. Ini karena jumlah kecamatan di Tala ada 11.
Tahun depan mereka juga berencana membangun satu puskeswan yakni di Kecamatan Kintap. “Secara bertahap dibangun karena idealnya tiap kecamatan ada puskeswan dan tiap puskeswan idealnya ada dua dokter hewan,” sebut Taufik.
Upaya yang dilakukan untuk mencukupi tenaga dokter hewan, lanjutnya, yakni melalui pengajuan usulan formasi dokter hewan pada rekrutmen aparatur sipil negara (ASN). Usulan yang diajukan tahun lalu belum disetujui dan akan kembali diusulkan pada usulan rekrutmen ASN selanjutnya.
Lebih lanjut Taufik mengatakan populasi sapi di Tala saat ini sekitar 80 ribu ekor. Sebagian besar atau sekitar 60 persen adalah sapi Bali. “Populasi sapi terbanyak di Kecamatan Pelaihari,” papar Taufik.
Sumber: Bpost Online
editor: elpian







