BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Guna mendeteksi masalah gizi, memberikan edukasi pencegahan stunting kepada seluruh sasaran, dan melakukan intervensi serentak, serta meningkatkan kunjungan ke posyandu, Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin mencanangan Gerakan ‘Ayo Ke Posyandu’ di Posyandu Nusantara, RT 49 Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Selasa (11/6/2024) pagi.
Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Kota Banjarbaru ini menurut Aditya sangat penting untuk dilaksanakan sebagai usaha pencegahan stunting.
# Baca Juga :Di Hadapan Wakil Rakyat, Wali Kota Banjarbaru Sebut Realisasi Anggaran 2023 Lampaui Target,
# Baca Juga :Inginkan SKPD Masuk Sekolah Dilanjutkan, Wali Kota Banjarbaru Ingin Siswa Mendapatkan Gambaran Masa Depannya
# Baca Juga :Tingkatkan Produksi Pertanian, Wali Kota Banjarbaru dan TNI AD Buka Lahan Tidur 1.200 Ha di Bukit Petruk
# Baca Juga :Inginkan Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan Agama Islam, Wali Kota Banjarbaru dan PAI Gelar Acara Ini
“Alhamdulillah di tahun 2024 hari ini angka stunting turun menjadi 12,4 persen, paling rendah di Kalimantan selatan, termasuk juga paling rendah dari rata-rata nasional,” ucapnya.
Masih kata Aditya, baginya pengentasan stunting ini perlu disosialisasikan dan segera dilaksanakan.
“Perlu juga kita melaksanakan edukasi kepada masyarakat, terutama kepada ibu-ibu, bapak bapaknya juga, agar masalah stunting ini bisa kita terus tekan,” imbuhnya.
Sementara itu, Plt Kepala DP3APMP2KB Kota Banjarbaru, Rahmah Kahirita menyampaikan, yang menjadi sasaran dari intervensi serentak ini adalah seluruh calon pengantin (catin) ibu hamil dan balita yang ada di wilayah Kota Banjarbaru.







