BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel menginisiasi pelaksanaan uji kompetensi bidang penanggulangan bencana bagi aparat, baik ASN, tenaga kontrak, dan tenaga kebencanaan untuk meningkatkan kapasitas personil perkuat ketahanan bencana di Banua.
Kegiatan ini bertujuan menindaklanjuti arahan Gubernur Kalsel dalam upaya pelaksanaan misi ke-5 Provinsi Kalsel, yaitu menjaga kelestarian lingkungan hidup dan memperkuat ketahanan bencana, salah satunya dengan peningkatan kapasitas personil penanggulangan bencana.
# Baca Juga :BPBD Kalsel Gelar Pelatihan Dasar, Suria Beri Penguatan Emosional Para Relawan
# Baca Juga :BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem, BPBD Kalsel Siapkan Empat Langkah Strategis Antisipasi Kabut Asap dan Karhutla 2024
# Baca Juga :Jalankan Instruksi Gubernur, BPBD Kalsel Fokus Sosialisasi, Mitigasi dan Edukasi Bencana Gempa
# Baca Juga :Gempa Mulai Sering Terjadi di Banua, BPBD Kalsel Direkomendasi Petakan Bahaya Guncangan Gempa Bumi
Kegiatan uji kompetensi bidang penanggulangan bencana bagi aparat, baik ASN, tenaga kontrak, dan tenaga kebencanaan yang diinisiasi BPBD Kalsel dilaksanakan dilaksanakan 3 tahapan.
Pertama Lokakarya pra asesmen yang dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 11 – 13 Juni 2024 di Kantor BPBD Provinsi Kalsel.
“Tahapan kedua yaitu verifikasi Kantor BPBD Provinsi Kalsel sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) sewaktu, yang dilaksanakan oleh tim verifikator Pusdiklat BNPB pada tanggal 19-20 Juni 2024 nantinya,” ujar Kepala BPBD Provinsi Kalsel, R Suria Fadliansyah, Kamis (13/06/2024).
Setelah ditetapkan, lanjut dia, akan dilaksanakan Uji Kompetensi Profesi Bidang Penanggulangan Bencana kepada 30 orang Tenaga BPBD Provinsi Kalsel yang akan dilaksanakan pada 24-28 Juni 2024.







