BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Selama semester I di tahun 2024, Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah Wilayah II di bawah naungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel telah menerima 6 pengaduan dari para pekerja.
Kepala Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah Wilayah II, Taufiqurrahman mengungkapkan aduan yang diajukan para pekerja meliputi Ketenagakerjaan dan Tunjangan Hari Raya (THR).
# Baca Juga :Lestarikan Lingkungan dan Konservasi Tahura Sultan Adam, PT PLN dapat Apresiasi Pemprov Kalsel
# Baca Juga :Saat Rakornis, Pemprov Kalsel Perkenalkan Wisata di Banua, Seperti Geopark Meratus dan Wisata Laut Teluk Aru
# Baca Juga :Geber Program Tenaga Kerja Mandiri, Pemprov Kalsel Ingin Kurangi Pengangguran di Banua
# Baca Juga :Banjir Rendam Sungai Danau, Pemprov Kalsel Gerap Cepat Dirikan Dapur Umum dan Salurkan Bantuan
“Seluruh pengaduan yang telah masuk di tempat kami sudah kami proses sesuai sop yang ada,” ucapnya, Banjarbaru, Kamis (13/6/2024).
Ia menerangkan, pengaduan yang telah masuk ini telah dilakukan pihaknya sesuai dengan tahapan dan kelengkapan berkas pengadu. Karena apabila berkas tidak dilengkapi pengaduan tidak dapat berjalan.
Pihaknya menuturkan di tahun 2024 untuk jumlah perusahaan yang terbanyak ada di Kota Banjarbaru sebanyak 469 perusahaan, selanjutnya Kabupaten Banjar 350 perusahaan, kemudian Kabupaten Tanah Laut 312 perusahaan, dan yang terakhir Kabupaten Tapin 148 perusahaan.
“Kami akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan kepada perusahaan untuk mengurangi jumlah pengaduan dari para pekerja,” tuturnya.
Ia pun berharap dilakukannya pengawasan dan pembinaan terhadap perusahaan tersebut, agar menumbuhkan perhatian lebih terhadap para pekerja.
“Dilakukannya pengawasan dan pembinaan terhadap perusahaan tersebut bisa menimbulkan perhatian terhadap para pekerja sehingga antara perusahaan dan karyawan dapat menjalin kerja sama dengan maksimal,” tutupnya.(diskominfomc.kalselprov.go.id)
editor : TRI







