Di sisi lain, Kakanwil Kemenkumham Kalsel, Taufiqurrahkman mengungkapkan ajang Mobile Intellectual Property Clinic merupakan media promosi terkait pentingnya hak kekayaan intelektual di samping pemberian penghargaan kepada pemerintah Provinsi dan Kabupaten/kota.
“Tentu ini tujuannya untuk memacu pemerintah kabupaten dan kota untuk mendaftarkan hak kekayaan intelektual yang ada di daerahnya masing-masing. Apakah itu hak paten merek maupun indikasi geografis mengingat ini sangat penting karena akan dilindungi oleh hukum,” ujarnya.
Taufiq juga menekankan bahwa dalam hal pendaftaran hak kekayaan intelektual atau merek masyarakat tidak perlu risau karena sebetulnya secara prosedur itu mudah dan biasanya dilakukan pendampingan.
“Pengurusan terkait pendaftaran hak kekayaan intelektual itu tidak ada yang sulit, semua persyaratan, tata cara itu kan kita senantiasa sosialisasikan baik di provinsi maupun kabupaten kota dan yakinlah semua itu prosesnya cepat dan tidak ada biaya juga,” tandasnya.
Pada kesempatan itu juga diserahkan penghargaan kepada para penyandang disabilitas yang selama ini gigih dan turut andil dalam program pendaftaran kekayaan intelektual.(Kalimantanlive.com/Lina)
editor : TRI







