BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) kembali akan mendatangi masyarakat hingga ke pelosok-pelosok di 13 kabupaten dan kota, kegiatan ini dinamakan Turun Ke Desa (Turdes) Episode 10, dengan tema ‘Turdes Menembus Batas ke-10 Bergerak Menuju Indonesia Emas’, kegiatan ini rencana dilaksanakan pada tanggal 6 sampai 12 Juli 2024.
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar mengatakan jika Turdes 10 ini merupakan program Pemprov Kalsel untuk mengunjungi, menyapa, menyerap aspirasi dari masyarakat di seluruh kabupaten kota.
# Baca Juga :Lelah Turdes Kemerdekaan 8 Hari 8 Malam, Paman Birin Tak Hadiri Paripurna Harjad Banua ke-73 di DPRD Kalsel
# Baca Juga :Turdes Kemerdekaan, Gubernur Kalsel ke SMAN 1 Simpang Empat, Ini yang Dilakukan Paman Birin
# Baca Juga :Turdes Kemerdekaan Gubernur Kalsel, Paman Birin Bagikan Sejumlah Bantuan ke Warga Tabalong
# Baca Juga :Doa Abuya Arrazy dan Kibaran Pataka Pemprov Kalsel Iringi Turdes ke-9 Paman Birin Keliling 13 Kabupaten Kota
“Kita akan mempersiapkan rute-rute yang akan dilalui pada Turdes kali ini, nantinya juga ada rute khusus yang akan diikuti oleh komunitas trail dan vespa, termasuk juga kostum yang akan digunakan agar keseragaman serta persiapan lainnya,” ujar Roy saat memimpin rapat persiapan tersebut di ruang rapat Aberani Sulaiman Banjarbaru, Kamis (20/06/2024).
Ia juga memberikan kesempatan kepada Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Fatimatuzzahra sebagai instansi yang mengkoordinir turdes yang diikuti oleh ribuan peserta untuk menyampaikan terkait dengan rencana pelaksanaan dan segala persiapannya.
“Kegiatan turdes ini rencananya tujuh hari dengan rute yang cukup panjang, sehingga pemberangkatan dimulai dari Mahligai Pancasila kota Banjarmasin usai salat subuh pada pukul 06.00 Wita, sekitar dua jam sebelumnya pemberangkatan bantuan oleh Dinas Sosial,” ujar Fatimatuzzahra.
Sedangkan registrasi oleh raider dari SKPD dan undangan akan dilalukan beberapa jam sebelum pelepasan, sedangkan untuk sarapan akan dilakukan di Desa Kurau Kabupaten Tanah Laut, sekitar satu jam setelah pelepasan di Mahligai Pancasila Banjarmasin.
Ia juga menyampaikan, kiranya semua SKPD untuk melaporkan seluruh bentuk kegiatan seperti peresmian ataupun pembagian bantuan yang akan dirangkaikan dalam turdes agar memastikan penyesuaian titik lokasi pemberhentian.
“Selain titik berhenti resmi, kemungkinan nantinya ada lokasi tertentu di mana banyak masyarakat akan dilakukan pemberhentian, termasuk juga lokasi istirahat,” lanjutnya.







