Maksimalkan Serapan Pekerja Lokal, Anggota DPRD Kalsel Firman Yusi Minta Disnaker Lakukan Kajian Ilmiah

TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Penyerapan tenaga kerja lokal di Kalimantan Selatan masih menjadi topik perbincangan kalangan masyarakat.

Hal ini karena ada beberapa faktor yang kerap menjadi kendala pihak perusahaan mau menerima, hal itu mengingat pekerja lokal belum memiliki kemampuan yang sesuai.

Alhasil, banyak tenaga kerja dari luar daerah yang malah diterima untuk bisa bekerja karena sesuai dengan aspek yang dibutuhkan pihak perusahaan.

BACA JUGA: Program Pelatihan Kerja BLK Kalsel Sasar Dua Desa di Tabalong, Upaya Tingkatkan Kemampuan SDM

Topik ini pun menjadi perhatian salah satu Anggota DPRD Kalsel untuk menuntaskan permasalahan serapan tenaga kerja lokal agar bisa dipekerjakan.

“Selama ini topik ini jadi aspirasi banyak orang terkait serapan tenaga kerja lokal,” ungkapnya kepada sejumlah awak media di Tabalong, Sabtu (22/06/2024).

Adapun sumber masalahnya yakni kondisi sumber daya manusia (SDM) yang belum bisa mengimbangi kemampuan pekerja luar daerah.

“Itu kadang-kadang tidak menjadi perhatian, kita hanya fokus pada pekerja lokal. Harusnya yang jadi misi pertama itu adalah memastikan SDM antara kita dengan (pekerja) luar daerah itu berimbang,” jelas Firman.