Fortune Southest Asia 500 2024 mencatat, Indonesia mendominasi dengan 110 perusahaan, disusul Thailand dengan 107 perusahaan. Malaysia, dengan 89 perusahaan dalam daftar tersebut, mengungguli Singapura dengan 84 perusahaan. Sementara itu Vietnam dengan 70 perusahaan, Filipina dengan 38 perusahaan, dan Kamboja dengan dua perusahaan.
Terpisah, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan Abdul Salam Nganro mengungkapkan bahwa melalui investasi dalam infrastruktur dan teknologi terbarukan, PLN akan terus berkomitmen untuk menyediakan layanan listrik yang stabil dan dapat diandalkan bagi masyarakat dan industri di pulau Kalimantan.
“Keandalan pasokan listrik merupakan prioritas utama bagi kami. Melalui pelayanan dalam penyaluran energi listrik ini, kami akan terus mendorong PLN untuk menjadi perusahaan yang andal dan terdepan dalam pengelolaan tenaga listrik,” ungkap Salam.
Sumber: Humas PLN
Editor: elpian







