YOGYAKARTA, Kalimantanlive.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) bersama Bank Kalsel menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam forum High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Yogyakarta, Senin (24/6/2024).
Rapat yang dihadiri oleh Pj. Bupati Batola, Mujiyat, perwakilan Direksi Bank Kalsel, dan para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini bertujuan untuk mendorong transformasi digital di Kabupaten Batola.
BACA JUGA: Bank Kalsel Bersama OJK Kalsel Gebyarkan Pentingnya Menabung kepada Pelajar SLB Negeri 3 Banjarmasin
BACA JUGA: Peduli Pendidikan, Bank Kalsel Berikan Bantuan Biaya Pendidikan Satriwati Al Falah Puteri Banjarbaru
Salah satu fokus utama adalah perluasan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), yang menjadi landasan untuk pelayanan publik yang lebih transparan dan efisien.
Mujiyat dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Batola telah mencatat kemajuan signifikan dalam digitalisasi, dengan persentase ETPD mencapai 95,75% pada semester dua tahun 2023. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dari sebelumnya, yang berada pada tahap maju dengan skor 79,6%.
“Dengan kolaborasi yang lebih baik antara semua stakeholder, kami yakin Kabupaten Batola dapat mencapai digitalisasi penuh dalam waktu dekat. Ini akan memungkinkan kami untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Upaya TP2DD tidak hanya bertujuan untuk mempercepat digitalisasi daerah, tetapi juga untuk mendukung integrasi ekonomi dan keuangan digital di masa depan.
Ini mencakup percepatan proses transaksi, pengurangan biaya administrasi, peningkatan pendapatan daerah, serta pengurangan potensi kebocoran anggaran.







