Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung visi Balangan sebagai bagian dari Indonesia yang lebih maju dan bersatu.
“Ajaran Buddha memberikan kontribusi besar dalam memelihara kedamaian dan persatuan bangsa, dan ini sangat relevan untuk kita terapkan di Kabupaten Balangan,” pungkas Supianor.
Perayaan Waisak 2568 BE/2024 di Desa Kapul tidak hanya sebagai peringatan agama, tetapi juga sebagai peringatan akan kekuatan persatuan dalam keberagaman serta pentingnya toleransi di tengah masyarakat yang beragam di Kabupaten Balangan.
Kalimantanlive.com/kamil
Editor: elpian







