BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Kombes Pol Sabana Atmojo dipindah tugaskan setelah lama menjabat sebagai Kapolresta Banjarmasin.
Hal itu menyusul kebijakan dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang kembali melakukan rotasi jabatan terhadap sejumlah perwiranya.
# Baca Juga :Peringati Hari Bhayangkara ke-78, Polresta Banjarmasin Gelar Lomba Da’i Cilik, Ini Daftar Pemenangnya
# Baca Juga :Tim Futsal Jurnalis Polresta Banjarmasin Raih Juara 3 di Turnamen Kapolda Kalsel CUP 2024
# Baca Juga :Sambut Hari Bhayangkara ke-78, Polresta Banjarmasin Bangun Fasilitas Air Bersih di Basirih
# Baca Juga :Bakti Sosial Semarakkan Hari Bhayangkara ke-78 di Banjarmasin, Polresta Banjarmasin Bagikan 1.000 Paket Sembako
Kombes Pol Sabana A Martosumito dipromosikan mendapatkan jabatan baru menjadi Direktur Samapta Polda Sulawesi Utara.
Setelah hampir 5 tahun berada di Banjarmasin, pria yang pernah menjabat sebagai Wakapolresta ini pun banyak meninggalkan kesan mendalam bagi banyak kalangan.
Salah satu tokoh agama di Banjarmasin, Ustaz M Rijal Fathoni menggambarkan sosok Sabana dimatanya adalah sebagai orang yang bersifat antusias, sungguh-sungguh dan bertanggung jawab dengan tugasnya.
“Secara personal beliau orang yang membuka diri dalam bergaul, tidak memandang tinggi rendah kasta dan jabatan, loyal dalam menerima keluhan dan siap membantu mereka yang membutuhkan,” ujarnya, Sabtu (29/6/24).
Hal itu terbukti bahwa sosok Sabana merupakan sosok pejabat yang dekat dengan masyarakat, lantaran ia sering memberitahukan nomor handphone miliknya kepada masyarakat luas untuk bisa digunakan sebagai sarana aduan.
Selain itu, pria alumni Akpol tahun 1999 tersebut juga dipandang memiliki perhatian kepada para habaib dan ulama. Hal itu dibuktikan dari keterlibatan ulama dan habaib dałam berbagai kegiatan yang digelar. Seperti mencontoh Ulama panutannya KH. Muhammad Bakhiet AM, Barabai yang selalu memuliakan para habaib agar mendapatkan keberkahan.
Sehingga Ustaz M Rijal Fathoni menilai bahwa kepergian Sabana ini menurutnya bakal membuat banyak orang kehilangan, bukan hanya kawan namun juga masyarakat Banjarmasin.
“Karena sosok beliau ini di Polresta Banjarmasin terhitung paling lama, selama 2 tahun menjabat sebagai Wakapolresta Banjarmasin, kemudian karir beliau sangat bagus dan di promosikan menjadi Kapolresta Banjarmasin kurang Lebih selama 2,7 bulan, jadi hampir-hampir 5 tahun Beliau di Polresta Banjarmasin itulah yang menjadikan sosok Beliau itu begitu melekat di hati masyarakat,” jelasnya.
“Ditambah lagi beliau adalah sosok yang dermawan, banyak dari masyarakat yang di bantu oleh beliau, yang saya pribadi menjadi jembatan untuk menyalurkan bantuan itu, diantaranya memberi santunan kepada fakir miskin dan anak yatim. Tentu akan banyak yang kehilangan,” sambungnya.







