Ia menambahkan bahwa digitalisasi rekam medis mampu mengatasi berbagai kendala, seperti kesulitan mencari data dari rekam medis manual, keterlambatan layanan karena waktu tunggu dokumen kertas, serta tantangan dalam pengambilan keputusan yang cepat dan tepat berdasarkan data riil.
Standarisasi dan integrasi data, kebijakan pertukaran data, serta penyederhanaan aplikasi merupakan faktor penting dalam penerapan digitalisasi rekam medis.
BACA JUGA: Pemkab Kapuas Matangkan Persiapan Acara Akbar ‘Kapuas Bersholawat’ Bersama Habib Syech
dr. Tonun optimis bahwa RME akan mempermudah tenaga medis dalam memberikan layanan lebih efektif, memudahkan pelacakan riwayat kesehatan pasien, memberikan diagnosis yang akurat, serta meningkatkan koordinasi perawatan demi keselamatan pasien.
“Acara ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Kapuas,” tutup dr. Tonun, yang juga menyampaikan terima kasih kepada Pj. Bupati Kapuas atas dukungan yang diberikan dalam pelaksanaan program ini.
Sumber: Humas Kominfo







