DKP3 Balangan Imbau Peternak Ikan untuk Beristirahat Budidaya Ikan Mas, Ini Alasannya

PARINGIN, KALIMANTANLIVE.COM – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan imbau pembudidaya ikan keramba di sekitaran sungai balangan, untuk beristirahat membudidayakan ikan mas selama 3-5 tahun ke depan akibat Virus Herpes Koi (KHV).

Menurut Kepala Bidang Perikanan DKP3 Balangan, Marlina Susanti, untuk saat ini pembudidayaan ikan mas terutama di sungai tidak disarankan lagi oleh pemerintah pusat.

# Baca Juga :Puncak Peringatan Hari Bhayangkara ke-78, Bupati Balangan Ucapkan Terima Kasih Atas Dedikasi Polisi

# Baca Juga :Ketua DPRD Balangan Hadiri Syukuran Peringatan Hari Bhayangkara Ke-78

# Baca Juga :Polres Balangan Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke 78

# Baca Juga :Anggota DPRD Balangan Supianor Perkuat Keberagaman dalam Perayaan Waisak di Desa Kapul

“Virus herpes ini penyebarannya sangat cepat dan menular ke sesama ikan mas,” ujarnya, Selasa (2/7/2024).

Untuk menghentaikan penyebaran virus herpes pada ikan mas tersebut, dianjurkan seluruh pembudidaya keramba yang ada di sungai Balangan untuk berhenti membudidayakan ikan mas.

“Selama masa tidak dianjurkan, pembudidaya ikan keramba dapat berpindah sementara ke ikan nila,” terangnya.

Ia juga menambahkan, sebenarnya virus herpes pada ikan mas ini tidak berbahaya apabila dikonsumsi oleh manusia

“Meskipun tidak berbahaya, tetapi nilai jual ikan mas akan menurun dikarenakan ikan yang tidak sehat dan memiliki tampilan yang tidak segar,” jelasnya.

Adapun ciri-ciri awal ikan mas yang terpapar virus herpes, di tubuhnya terdapat luka luka dan ikan mas terlihat tidak aktif atau loyo.

“Kalau sudah parah itu ingsang nya akan membusuk dan tidak berumur lama lagi,” tutupnya. (Kalimantanlive.com/Kamil)

editor : TRI