BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Warga sungai Kuranji Cempaka Banjarbaru berdiskusi bersama Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, H Said Abdullah terkait rencana relokasi dalam rangka peremajaan wilayah kumuh di Aula Kecamatan Cempaka pada Selasa (02/07/24)
# Baca Juga :Letakan Batu Pertama Pembangunan Musala Al-Mu’minun, Wali Kota Banjarbaru Ingin Ukhuwah Islamiyah Meningkat
# Baca Juga :Wali Kota Banjarbaru Gelar Safari Jumat, Tujuannya Tingkatkan Fasilitas Ibadah
# Baca Juga :Serahkan Ambulans Ke Puskesmas Landasan Ulin Timur dan Utara, Wali Kota Banjarbaru: Dijaga dan Dirawat
# Baca Juga :Wali Kota Banjarbaru Dukung Kelurahan Sungai Besar Ke Tingkat Nasional
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) kota Banjarbaru Abdusammad menyebut terdapat 95 rumah yang terdampak dalam peremajaan wilayah kumuh, 70 diantaranya akan direlokasi dan 25 terkena pemotongan bangunan yang kemudian akan diperbaiki.
Pemkot Banjarbaru telah menyiapkan area relokasi di sekitar embung Cempaka seluas 3,7 Hektar, warga yang terkena relokasi akan mendapat rumah tipe 36 dengan luas tanah 160m 2.
Menurut data terakhir, sudah 54 warga terdampak yang setuju relokasi sedangkan 24 warga menolak dan sisanya masih belum mengembalikan surat persetujuan kepada Pemkot Banjarbaru.
Said Abdullah pada kesempatan ini tekankan bahwa Pemkot Banjarbaru ingin berikan yang terbaik kepada masyarakat dengan tawaran yang telah diberikan terkait relokasi itu.
Pemkot ingin menata wilayah Cempaka sehingga bencana banjir dapat diminimalisir dan pemukiman warga semakin nyaman.










