Jalan Utama Perkampungan Nelayan di Kecamatan Takisung Tanah Laut Rusak Parah, Proyek Ini Penyebabnya!

PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Beberapa pekan silam jalan utama di perkampungan nelayan di wilayah Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), masih lancar jaya (nyaman) dilewati kendaraan bermotor.

Namun saat ini menjadi sulit dilewati. Aspalnya terkoyak terkelupas secara sporadis, bahkan di beberapa tempat yang tampak laksana badan jalan baru yang baru berupa dihampar material bawah (batu besar).

BACA JUGA: Pj Bupati Syamsir Rahman Resmi Buka CFD di Tanah Laut, Digelar Dua Kali Sebulan Jalan Hadji Boejasin Pelaihari

Kerusakan parah terjadi di wilayah Desa Takisung. Begitu mencapai wilayah Desa Pagatan Besar tingkat kerusakannya menurun. Namun di beberapa tempat lapisan aspal juga mulai terkelupas. Kemudian kerusakan parah kembali terjadi di wilayah Desa Tabanio.

Penuturan warga setempat, kerusakan parah tersebut terjadi sejak sekitar setengah bulan lalu seiring dimulainya proyek pembuatan pemecah gelombang di tiga desa nelayan bertetangga ini.

Armada pengangkut material (batu besar) intens melintas siang malam sehingga langsung berimbas terhadap kerusakan badan jalan poros setempat.

Mobil berbadan rendah seperti sedan dan sejenisnya sangat berisiko sangkut jika nekat melintas. Bahkan mobil yang agak tinggi jenis mobil keluarga pun juga tidak aman, bemper rentan tergores bebatuan.

Kepala Desa Pagatan Besar Hamberani berharap setelah proyek pembuatan pemecah gelombang nanti selesai, kerusakan jalan tersebut dapat segera diperbaiki karena dampaknya sangat dirasakan warga dikarenakan menjadi sulit melintasi titik-titik yang rusak.