Ternyata Festival Seni Pawai Budaya 2024 Memberi Ruang Bagi Pengusaha Kecil di Banjarbaru

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Kota Banjarbaru meriah dengan digelarnya Festival Seni Pawai Budaya Tahun 2024, sebuah acara yang bertujuan untuk merayakan dan melestarikan kekayaan budaya lokal.

Festival ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin dan dihadiri oleh ratusan warga serta pejabat daerah. Acara berlangsung di lapangan Dr. Murdjani, pada Sabtu (6/7/2024) sore.

Acara ini tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi para pelaku usaha kecil di Banjarbaru.

# Baca Juga :Berdialog dengan Warga Kelurahan Palam, Wali Kota Banjarbaru Dituntut Perhatikan Infrastruktur Jalan

# Baca Juga :Letakan Batu Pertama Pembangunan Musala Al-Mu’minun, Wali Kota Banjarbaru Ingin Ukhuwah Islamiyah Meningkat

# Baca Juga :Wali Kota Banjarbaru Gelar Safari Jumat, Tujuannya Tingkatkan Fasilitas Ibadah

# Baca Juga :Serahkan Ambulans Ke Puskesmas Landasan Ulin Timur dan Utara, Wali Kota Banjarbaru: Dijaga dan Dirawat

Festival Seni Pawai Budaya Tahun 2024 akan berlangsung dimulai dari 6 hingga 13 juli 2024, akan menghadirkan berbagai kegiatan menarik seperti pawai budaya, pertunjukan seni, dan pameran kerajinan tangan. Festival ini akan menampilkan berbagai kelompok masyarakat dari berbagai suku dan etnis yang ada di Kota Banjarbaru, masing-masing menampilkan kekhasan budaya mereka dalam bentuk kostum, tarian, dan musik.

Festival ini menjadi penting dalam mempromosikan serta melestarikan kekayaan seni dan budaya lokal. Wali Kota Aditya menyampaikan bahwa festival ini adalah upaya untuk memperkenalkan serta melestarikan seni budaya daerah kepada masyarakat.

“Festival ini merupakan salah satu bentuk pengenalan serta melestarikan seni budaya daerah kepada masyarakat, agar mereka dapat mengenal dan peduli terhadap budaya tersebut.” ucapnya

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarbaru, Ahmad Yani Makie, juga menyampaikan bahwa Pemko Banjarbaru menyediakan festival ini sebagai sarana dan fasilitas bagi komunitas budaya untuk mengekspresikan dan mengkreasi keberagaman budayanya dalam festival ini.