PARINGIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan terus melakukan program pelatihan dan pemberian peralatan penunjang pertanian kepada kelomok tani di Kabupaten Balangan.
Hal tersebut disampaikan Kepala bidang pertanian DKP3 Balangan, Rizkiannor, Selasa (9/7/2024) di ruang kerjanya.
# Baca Juga :Lomba Burung Berkicau Kapolres Balangan Cup II 2024 Meriah, Pertandingkan 52 Kelas
# Baca Juga :Peninggalan dari HSU, Komisi III DPRD Balangan Usul Booster PDAM Balangan Perlu Diganti
# Baca Juga :Kabar Gembira, Pemkab Balangan Dapat Tambahan Kuota PPPK dan CPNS Sebanyak 74 Orang dari BKN RI
# Baca Juga :Dishub Juga Sediakan Angkutan Umum Gratis Bagi Masyarakat Balangan, Catat Ini Rute yang Dilayani
Rizkiannor mengatakan, hal tersebut untuk mempertahankan tradisi swasembada pangan yang telah puluhan tahun Kabupaten Balangan mendapat predikat tersebut di bidang pertanian, yaitu dalam produksi padi.
“Kita telah memprogramkan berbagai kegiatan yang berupaya untuk mempertahankan bahkan meningkatkan produksi padi di setiap Kecamatan dan lumbung-lumbang padi,” ujarnya.
DKP3 Balangan melakukan program seperti pembangunan sarana dan prasarana penunjang sektor pertanian, serta melakukan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan melatih para petani.
“Dari upaya yang kami lakukan ini, terlihat hasilnya produksi padi yang diolah menjadi beras dan sebagian dikemas dengan berat 2 kg untuk memenuhi permintaan konsumen lokal maupun Kabupaten-Kota lainnya,” tambahnya.
Rizkannor juga mengungkapkan, peningkatan produksi di bidang pertanian juga merupakan keinginan Bupati Balangan agar tidak adanya kekurangan stok.
“Agar produksi padi setiap tahunnya mengalami surplus, sehingga ketersedian akan padi tetap terkendali dan terjamin stok,” pungkasnya. (Kalimantanlive.com/Kamil)
editor : TRI










