Pemkab Murung Raya Siapkan 10 Hektare untuk Sentra Coklat dan Kopi, Studi Banding ke Jember

PURUK CAHU, Kalimantanlive.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya berencana menjadikan wilayahnya sebagai sentra pengembangan tanaman coklat dan kopi, dengan memanfaatkan lahan seluas 10 hektare. Untuk mewujudkan hal ini, Pemkab Murung Raya akan melakukan studi banding ke pusat pengembangan coklat dan kopi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Kamis (11/7/2024).

Penjabat Bupati Murung Raya, Hermon, menyebut bahwa studi banding ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk mempelajari praktik terbaik dari Kabupaten Jember, yang dikenal berhasil membudidayakan coklat dan kopi.

BACA JUGA: Pemkab Mura dan DPRD Mura Sepakati KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025

“Kami berharap Murung Raya dapat menjadi daerah penghasil produk unggulan baru seperti coklat, kopi, dan padi, sehingga tidak hanya bergantung pada tambang dan karet,” ujar Hermon pada Selasa (9/7/2024).

Selain itu, Pemkab Murung Raya akan melibatkan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) setempat dalam pengembangan ini. Hermon juga menambahkan bahwa kondisi tanah berbukit di Murung Raya sangat cocok untuk pertanian lahan kering, terutama untuk tanaman coklat dan kopi.

Langkah ini sejalan dengan arahan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, yang mendorong Murung Raya menjadi salah satu sentra produksi padi dan coklat di wilayah tersebut.

Sumber: Diskominfo