Aditya dan Vivi Tandatangani Komitmen Tingkatkan Kualitas Keluarga di Cempaka Banjarbaru

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Untuk mewujudkan keluarga berkualitas, Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin, bersama Ketua TP PKK Kota Banjarbaru, Hj Vivi Mar’i Zubedi, bersama para pimpinan SKPD dan stakeholder berkomitmen menguatkan ketahanan keluarga di Kelurahan Cempaka yang dipilih menjadi lokus.

Komitmen tersebut dituangkan dalam bentuk penandatangan Rencana Tindak Lanjut mengenai program dan kegiatan yang akan di intervensi di Kelurahan Cempaka, yang diselenggarakan saat Rapat Koordinasi Tim Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D) Kota Banjarbaru dan TPK2D Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024, di Aula Gawi Sabarataan, Kamis (11/07/2024).

# Baca Juga :Raperda APBD 2023 Resmi Disahkan, Wali Kota Banjarbaru Berbicara Soal Transparansi dan Akuntabilitas

# Baca Juga :Wali Kota Banjarbaru Serahkan Pemadam Portable dan Penghargaan ke 39 Kelompok Damkar

# Baca Juga :Berdialog dengan Warga Kelurahan Palam, Wali Kota Banjarbaru Dituntut Perhatikan Infrastruktur Jalan

# Baca Juga :Letakan Batu Pertama Pembangunan Musala Al-Mu’minun, Wali Kota Banjarbaru Ingin Ukhuwah Islamiyah Meningkat

Wali Kota Aditya saat memberikan sambutan mengungkapkan, semua indikator untuk meningkatkan kualitas keluarga di Kelurahan Cempaka bisa diatasi bersama-sama, ia menjelaskan, banyak program yang sudah dilaksanakan, tinggal mengoptimalkan kinerja program tersebut agar kualitas keluarga bisa ditingkatkan.

“Kita ada program RT mandiri, jadi kalau tadi dimensinya bahwa masih ada ibu-ibu yang 6 bulan tidak memiliki pekerjaan, atau bapak-bapak tidak memiliki pekerjaan, ini bisa diayomi melalui program RT mandiri,” katanya.

Di bidang kesehatan, Aditya menjelaskan bisa ditangani melalui program home care, terutama untuk lansia dan disabilitas.

“Perawat datang, dokter datang ke rumah, pengobatannya juga diantar ke rumah, bagi lansia disabilitas yang tidak mampu ini ada paket makanan dua kali sehari, ada paket sembako setiap bulan, terus juga ada insentif setiap bulan, ini juga sudah berjalan,” tuturnya.

Berkaitan masalah narkoba, Aditya juga menjelaskan BNN selalu siap bekerja sama dengan Pemko Banjarbaru untuk menanggulangi masalah narkoba di Kota banjarbaru.

“Kalau ada anak putus sekolah, kita juga sudah ada program beasiswa, bahkan kita untuk perguruan tinggi sudah kita berangkatkan ke dalam dan luar negeri, kita juga bekerja sama dengan Jepang untuk program beasiswa dan bekerja di Jepang, magang di Jepang, ini sudah terlaksana semua,” jelasnya.