Delegasi Muhammadiyah Kunjungi Shenzhen, Terkesan Pencapaian Inovasi Teknologi China

SHENZHEN, Kalimantanlive.com – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syamsul Anwar mengungkapkan China kini telah menjadi sebuah negara kuat dengan kemampuan teknologi tinggi dan kapasitas investasi.

Hal itu disampaikan Syamsul Anwar saat bersama Delegasi Muhammadiyah, organisasi keagamaan Islam nonpemerintah di Indonesia melakukan kunjungan ke Kantor Pusat BYD Company di Shenzhen China pada 9 hingga 10 Juli 2024.

“Ini adalah kali pertama saya mengendarai mobil listrik semacam ini, dan saya sangat terkesan dengan kecanggihan teknologi perusahaan Shenzhen dan China (secara keseluruhan),” ungkap Syamsul.

BACA JUGA: Cendekiawan Islam Indonesia Puji Pencapaian China Lestarikan Keberagaman Masyarakat di Xinjiang

Dia mengamati model unggulan perusahaan itu, Yuanwang U8, mendemonstrasikan parkir otomatis, sistem U-turn , dan akselerasi 0 hingga 100 kilometer/jam dalam 3,6 detik, serta memuji kendaraan-kendaraan listrik China.

Selama kunjungan, rombongan menyambangi sejumlah perusahaan teknologi tinggi seperti Hytera dan BYD, dan juga mengunjungi Ruang Pameran Reformasi dan Keterbukaan (Exhibition Hall of Reform and Open Up), memperdalam pemahaman mereka tentang inovasi teknologi Shenzhen dan belajar dari pengalamannya dalam melakukan reformasi dan keterbukaan.

Sekilas pemandangan malam di Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan. (foto: Xinhua)

BYD secara resmi memasuki pasar Indonesia untuk kendaraan penumpang energi baru pada Januari tahun ini, dan baru-baru ini menggelar upacara pengiriman untuk batch pertama 1.000 unit kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV).

Delegasi tersebut mengunjungi BYD untuk mempelajari proses pengembangan perusahaan itu dan berbagai inovasi teknologi, serta berkesempatan melakukan uji berkendara (test drive) dengan Yuanwang U8.

Syamsul Anwar mengungkapkan bahwa China kini telah menjadi sebuah negara kuat dengan kemampuan teknologi tinggi dan kapasitas investasi.

China dan Indonesia dapat memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan di bidang-bidang yang disebutkan di atas untuk mencapai pembangunan dan kesejahteraan bersama.