JAKARTA, Kalimantanlive.com- Terduga sniper pelaku penembakan terhadap calon presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berkampanye pemilihan calon presiden AS, diduga tewas ditembak mati di atas atap sebuah gedung di Pennsylvania, Sabtu (13/7/2024).
Dikutip dari YouTube SkyNews Australia, pria berusia 20 tahun yang menembak mantan presiden AS Donald Trump selama rapat umum di Pennsylvania diduga adalah Thomas Matthew Crooks, menurut The New York Post.
Namun, pihak berwenang AS belum mengkonfirmasi identitas penembak tersebut tetapi mengklaim bahwa mereka hampir mengetahui siapa pelakunya.
BACA JUGA: Breaking News: Calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump Ditembak Saat Kampanye di Pennsylvania
Sebuah gambar kini muncul di YouTube Sky News Australia, menunjukkan pihak berwenang AS berdiri di atas apa yang diyakini sebagai mayat penembak.

Menurut Reuters, sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia, kabar tewasnya terduga pelaku penembakan Trump pertama kali dilaporkan oleh wartawan Washington Post dalam sebuah cuitan di X (sebelumnya Twitter). Selain itu, kabarnya satu orang pengunjung dalam kampanye Donald Trump ikut tewas dalam insiden tersebut.
“Seorang pengunjung kampanye Trump tewas dan penembaknya sudah tewas -wartawan Washington Post di X, mengutip jaksa wilayah Butler County,” demikian laporan Reuters, Minggu (14/7/2024).
Donald Trump ditembak saat berpidato di hadapan kerumunan orang. Tiba-tiba terdengar suara tembakan berkali-kali. Trump langsung jatuh di balik podium.
Berdasarkan video yang beredar di YouTube MetroTV, para pendukung yang menghadiri kampanye langsung berteriak histeris dan tampak panik.
Para pengawal dan pihak keamanan langsung berlarian untuk melindungi Trump. Suara rentetan tembakan masih terdengar.










