Gegara BBM 10 Liter, Pedagang di Seradang Tabalong Jadi Korban Pembacokan, Polisi Ungkap Kronologinya

TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Nasib malang dialami BAH warga Desa Seradang, Kecamatan Haruai, Kebupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, ia mengalami luka parah dan mendapat perawatan tim medis rumah sakit.

Korban yang berprofesi sebagai pedagang ini menderita luka di bagian lengan kiri dan pinggang akibat dibacok pelaku RAD yang menggunakan senjata tajam jenis parang.

# Baca Juga : Puncak Hari Bhayangkara ke-78, Kapolres Tabalong Ingatkan Profesional Laksanakan Tugas

# Baca Juga : Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-78, Polres Tabalong Tanam Pohon Hingga Pemberian Beasiswa 2 Siswa SMA

# Baca Juga : Miliki 2,62 Gram Sabu, Wanita Warga Tanjung Ditangkap Jajaran Satresnarkoba Polres Tabalong

# Baca Juga : Miliki Paket Sabu, Pria Warga Pasar Panas Diringkus Satresnarkoba Polres Tabalong

“Perihal tindak pidana penganiayaan dilakukan pelaku berinisial RAD yang sama warga Seradang,” ungkap Kapolres Tabalong, AKBP Anib Bastian melalui PS Kasi Humas Polres Tabalong, Iptu Joko Sutrisno, Senin (15/07/2024).

Berdasarkan informasi dari MIS yang merupakan istri korban pada Minggu 14/07/2024) sore, pelaku datang ke warung korban menggunakan sepeda motor sambil membawa parang.

Tidak lama kemudian istri korban melihat suaminya berlari masuk ke dalam rumah dengan kondisi berdarah pada lengan kiri dan pinggang.

“Korban mengaku telah dibacok pelaku RAD,” jelas Iptu Joko.

Korban pun dilarikan ke RSUD H Badaruddin Kasim Tanjung untuk diberikan perawatan medis sedangkan pelaku melarikan diri usai melakukan aksinya.

Iptu Joko pun membeberkan kronologi yang menurut keterangan saksi berawal kasus perselisihan pertengahan Juni 2024, ada seseorang warga berinisial IW yang berprofesi sebagai sopir mendatangi warung korban.

IW yang datang ke warung bermaksud untuk berhutang BBM jenis Solar sebanyak 10 liter dengan mengatas namakan pelaku RAD.

Namun saksi tidak mau memberikan karena tidak mengenal pelaku. Setalah IW tidak lama pergi dari warung, pelaku datang menggunakan sepada motor dan menabrakkan ke warung dagangan korban sambil marah-marah.