Provinsi Kalsel Masih Hadapi Tantangan Blank Spot di 184 Desa, Target 2026 Semua Terjangkau Jaringan

BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) masih belum sepenuhnya bebas dari area blank spot, yakni wilayah yang tidak terjangkau jaringan telekomunikasi.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel mengungkapkan bahwa saat ini masih ada 184 desa di provinsi tersebut yang belum memiliki akses jaringan telekomunikasi.

“Sekitar 8 persen desa di Kalsel masih berada di area blank spot,” ungkap Kepala Diskominfo Kalsel, Muhammad Muslim, pada Rabu (17/7/2024).

BACA JUGA: Rakerda Resmi Ditutup, Muslim Minta Diskominfo Kota/Kabupaten Memetakan Wilayah Blank Spot

Meski demikian, Muslim optimis bahwa Kalsel akan bebas dari blank spot pada tahun 2026. Terlebih lagi, provinsi ini diharapkan menjadi pintu gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sedang dibangun di Kalimantan Timur.

Ia menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya mengatasi kendala jaringan telekomunikasi, mengingat pentingnya peran telekomunikasi dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Kominfo untuk percepatan pembangunan BTS (Base Transceiver Station). Target kami adalah agar seluruh wilayah Kalsel bebas dari blank spot pada tahun 2026,” katanya.

Pada tahun 2022, tercatat ada dua daerah dari 13 kabupaten/kota di Kalsel yang sudah sepenuhnya terbebas dari blank spot, yakni Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru.

News Feed