BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Sahbirin Noor membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) IX Nahdlatul Ulama (NU) Kalsel yang digelar hari mulai 17-18 Juli 2024 disalah satu hotel di Banjarbaru, Kamis (17/7/2024).
Konferwil IX NU Kalsel ini diikuti peserta dari utusan 15 Pengurus Cabang NU kabupaten dan kota yang terdiri dari Rais Syuriah, Katib Syuriah, Ketua Tanfiziyah, Sekretaris Tanfiziyah dan satu orang Pengurus Tanfiziyah serta Panitia Konferwil berasal dari unsur PBNU, Kartaker PWNU Kalsel, dan Badan Otonom PWNU Kalsel sebanyak 100 orang.
# Baca Juga :Sepak Bola Paman Birin Cup U-14 Diikuti 24 Tim, Gubernur Kalsel: Wadah Pembinaan Talenta Muda
# Baca Juga :Di Barito Kuala Paman Birin Bagi-bagi Mesin Jahit dan Berikan Pelatihan, Ini Tujuannya
# Baca Juga :Paman Birin Sebut Kalsel Berhasil Tuntaskan Status Desa Sangat Tertinggal dan Desa Tertinggal, Ini Data-datanya
# Baca Juga :Ikuti Turdes Hari ke-5, Supian HK Ucapkan Terima Kasih Gubernur Paman Birin Majukan Pembangunan di HSU
NU merupakan salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yang berperan aktif dalam pembangunan di berbagai bidang, termasuk pendidikan, sosial, dan ekonomi.
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin menyampaikan, peran NU sangat terasa dan konsisten selama beberapa dekade, terutama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Kontribusi NU di Bidang Pendidikan di Kalimantan Selatan memiliki andil besar dalam menjalankan lembaga pendidikan, mulai dari madrasah, pesantren, hingga perguruan tinggi. Banyak pesantren dan madrasah yang berada di bawah naungan NU dan telah berhasil melahirkan generasi muda yang berkualitas, berakhlak mulia, dan berkompeten di berbagai bidang.
Hal ini tentunya sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalsel.
“NU tidak hanya berperan di bidang pendidikan, namun juga turut serta dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti dalam memberikan pelayanan dan bantuan sosial. NU selalu hadir di garda terdepan dalam memberikan bantuan pada masyarakat yang terkena musibah, seperti banjir, gempa bumi, atau pandemi,” ujar Sahbirin.
Saat ini, NU juga berperan aktif dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan di Kalimantan Selatan. Dengan berbagai program pemberdayaan ekonomi umat, NU telah berhasil membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama di kalangan akar rumput.
“Program-program seperti koperasi dan UMKM yang dikembangkan oleh NU telah menjadi program unggulan yang efektif dalam membantu mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di Kalimantan Selatan,” jelas Sahbirin
Sehingga, Sinergi NU dan dan pemerintah daerah sangat dibutuhkan dalam menjalankan berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
NU sebagai organisasi keagamaan dan pilar masyarakat, dipercaya untuk menjadi mitra yang solid dan tangguh dalam mewujudkan Kalimantan Selatan yang lebih maju, makmur, sejahtera, dan berkelanjutan.










