Proses verifikasi dan validasi dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk dokter anak, untuk memastikan keakuratan data dan memberikan rekomendasi penanganan yang tepat bagi balita stunting. Tim verifikasi juga melakukan pengukuran antropometri, pemeriksaan kesehatan, dan wawancara dengan keluarga balita stunting.
Selain melakukan verifikasi tersebut, per bulan Juni 2024 juga telah dilakukan Gerakan Intervensi Serentak Pengukuran dan Penimbangan Balita di seluruh wilayah Kabupaten Balangan, dengan hasil 98.88 persen balita di Balangan berhasil terpetakan kondisi status gizinya. Angka tersebut telah melebihi target minimal nasional yang hanya diangka 90%.
Hal tersebut tentunya guna untuk mencegah adanya stunting pada bayi dan meningkatkan kesehatan anak-anak di Kabupaten Balangan, agar Balangan menjadi Kabupaten yang sehat dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya. (Kalimantanlive.com/Kamil)
editor : TRI







