Hari Jadi ke-74 sendiri mengusung tema “Niat Diganggam, Barakat Dikatam, Kalsel Babussalam”.
“Segala sesuatu harus diawali dengan niat, sehingga tujuan atas adanya Kalsel Babussalam yang memiliki arti gerbang keselamatan itu bisa terwujud,” kata Heriansyah menjelaskan makna tema tersebut.
BACA JUGA: Sepak Bola Paman Birin Cup U-14 Diikuti 24 Tim, Gubernur Kalsel: Wadah Pembinaan Talenta Muda
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengawali sambutannya sekaligus membuka secara resmi Kick Off Semarak 74 Tahun Kalsel dan Launching Tema dan Logo Hari Jadi ke-74, dengan menyanyikan lagu masa kecil.
“Di penghujung lagu tadi ada kata permata. Seperti itulah Banua kita Kalimatan Selatan bagaikan dibalut sehelai kain dari Surga,” katanya.

Gubernur Sahbirin mengatakan, kekayaan Banua daerah kita yang luar biasa, sebagai modal dasar untuk menjadikan daerah kita, terutama rakyatnya menjadi sejahtera baik lahir maupun batin.
“Tidak ada kata lain, di 74 Tahun Banua kita tercinta ini kita harus bersyukur,” ujarnya.
Paman Birin menambahkan, semangat pantang menyerah sebagaimana dicontohkan Pangeran Antasari.
“Haram menyarah, waja sampai kaputing”, selalu menjadi pemicu untuk membangun dan mensejahteraan seluruh rakyat banua,” ucapnya.










