Dispar Kalsel Tingkatkan Kompetensi Pokdarwis di Kotabaru dengan SOP Mitigasi Bencana di Objek Wisata

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalsel terus berupaya meningkatkan kompetensi pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui program Pelatihan Pengembangan Sadar Wisata dan Potensi Masyarakat Destinasi Pariwisata.

Pelatihan ini sangat penting mengingat kompetensi sumber daya manusia pengelola sektor pariwisata dalam hal ini Pokdarwis menjadi faktor penting dalam menunjang kemajuan sektor pariwisata di Banua.

# Baca Juga :Tingkatkan Kompetensi Pengelola Pokdarwis, Dispar Kalsel Gelar Pelatihan Pengembangan Sadar Wisata di HST

# Baca Juga :Dewa Ketar Apresiasi Gelaran Pelatihan Dispar Kalsel, Bermanfaat Majukan Sektor Pariwisata

# Baca Juga :Dispar Kalsel Dukung Haul Ke-19 Guru Sekumpul, Syarifuddin: Angin Segar Sektor Pariwisata

# Baca Juga :Dispar Kalsel Gelar Sosialisasi di Sungai Jingah, Terkait Kesadaran Wisata di Sekitar Geosite

Pelatihan kali inipun menyasar sejumlah perwakilan Pokdarwis Kabupaten Kotabaru dengan materi tentang SOP mitigasi bencana di objek wisata, pengelolaan dana desa untuk mengembangkan objek wisata, dan juga penympaian story telling.

Kepala Dispar Kalsel, Muhammad Syarifuddin diwakili Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata, Mugeni menginginkan agar materi pelatihan ini dapat diimplementasikan disetiap objek wisata oleh Pokdarwis di Kabupaten Kotabaru.

“Materi yang diberikan hari ini diharapkan dapat memberikan efek jangka panjang dalam meningkatkan kunjungan wisatawan, pendapatan, dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar destinasi wisata,” kata Mugeni, Banjarmasin, Kamis (18/7/2024).

Sementara itu Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Pariwisata, Musrefinah Lediya menambahkan agar Pokdarwis di kabupaten/kota dapat bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dalam pemgembangan objek wisata yang dikelola. Hal ini perlu dilakukan mengingat Pokdarwis juga merupakan bagian dari Bumdes.

“Di struktur organisasi juga sebenarnya Pokdarwis itu bagian dari Bumdes, untuk itu kami ingin menginformasikan tugas mereka dalam Bumdes tersebut seperti apa,” tuturnya.

Kedepan Dia berharap Pemdes maupun Bumdes di 13 kabupaten/kota bisa lebih melek lagi terhadap potensi pariwisata di daerah.